Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta

Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta

Juli 15, 2019 Add Comment

Modus Penipuan Struk Palsu – Assalamualaikum sobat Inspirilo, di artikel kali ini saya ingin sharingseputar pengalaman yang cukup berkesan, khususnya buat saya pribadi.


Kejadiannya sekitar 2 tahun lalu, yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan. Bagaimana bisa? Dan modus penipuan menyerupai apa yang saya dapati?


Baiklah berikut akan saya coba ceritakan menyerupai apa detailnya. Terlepas dari elok atau tidaknya goresan pena ini, saya berharap kandungan isinya bisa bermanfaat bagi sobat yang membacanya. InsyaAllah.



 yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta


Gambar: Penipu – Dari Buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula



Seperti kita ketahui bersama, cukup umur ini yang namanya modus penipuan telah semakin menjamur. Banyak sekali jenis, bentuk, dan media yang diterapkan oleh si penipu dalam upaya mengelabui calon korbannya. Medianya bisa lewat online / Internet maupun offline.


Adapun yang saya alami ini yaitu modus penipuan offline, bermodalkan kertas struk bukti transfer palsu.


Ada yang pernah tahu atau dengar modus sejenis itu? Oke, berikut saya coba kasih sedikit gambarannya.


Ilustrasi modus penipuan struk palsu menyerupai ini:


Si pelaku berpura-pura belanja di suatu toko. Kemudian meninggalkan toko dan barang belanjaan dengan alasan ingin membayarnya via Transfer Bank. Tentunya dengan menciptakan kesepakatan terlebih dahulu dengan si pedagang.


Beberapa ketika kemudian, si pelaku kembali tiba ke toko dengan hanya menawarkan bukti transfer palsu. Di sini si penipu berusaha mengelabui sang pedagang bermodalkan struk tersebut.


Kalau memang si pedagang kurang hati-hati dan teliti, atau bahkan mungkin gaptek, pastinya akan sangat simpel dikelabui. Barang daganganpun sanggup dibawa pulang dengan santainya secara gratis.


Seperti itu citra gambaran modus penipuan yang saya alami.


Bagaimana kisah selengkapnya perihal modus penipuan struk palsu ini?  Kalau ingin tau boleh baca terus hingga beres ya.


Berikut saya sajikan kronologi lengkap kejadiannya dari awal hingga akhir. Di bab simpulan ada satu momen langka yang niscaya bakal membuat perhatian sobat tercengang. Pokoknya sangat sayang jikalau dilewatkan begitu saja. wkwkwk


Baiklah, daripada kelamaan bertele-tele, kita mulai saja ceritanya.


Modus penipuan struk palsu – The Beginning


Kejadian yang saya alami ini berlangsung tepatnya pada tanggal 29 Juli 2015. Saat itu keseharian saya yaitu menjaga dan mengelola toko grosiran milik kakak. Lokasinya di daerah Perumnas 1 Tangerang.


Barang dagangan yang dijual yaitu banyak sekali macam aksesoris pakaian. Seperti sabuk/gesper, dompet, tas kulit, jaket kulit/sintetis dan lain sebagainya.


Tokonya sendiri berdiri di sebuah bangunan ruko. Letaknya berada sempurna di sisi jalan raya dan akrab dengan sentra keramaian Pasar Malabar Tangerang. Makara cukup strategis.


Di sana saya bekerja mengelola toko dengan dibantu oleh seorang teman asal Bogor. Namanya Mista, namun biasa saya panggil Bang Tata.


Kedatangan si pelaku untuk berbelanja


Singkat cerita, pada sore hari ba’da Ashar, toko kami kedatangan seorang laki-laki yang hendak berbelanja. Perawakannya tinggi besar dengan rambut gondrong. Lengkap dengan kacamata hitam terpasang di atas kepalanya. Dia tiba dengan mengendarai motor.


Saya sendiri gres pertama kali melihatnya. Nampaknya beliau memang pelanggan gres yang belum pernah belanja ke toko kami sebelumnya.


Pria inilah yang kemudian bakal jadi sorotan utama di dongeng ini. Dan untuk mempermudah penyampaian, saya akan menyebut laki-laki ini dengan nama Mr. K saja, ya. Karena Mr.X sudah terlalu mainstream ?


Oke lanjut.


Tanpa banyak basa-basi si Mr. K eksklusif mengutarakan niatnya untuk membeli sejumlah barang.


Mendapati ada orang yang ingin berbelanja tentunya kami merasa sangat senang. selanjutnya bapak tersebut menyebutkan akan membelanjakan uangnya senilai 17 juta.


“Kang, saya mau belanja barang buat dijual lagi. Ini saya ada 17 (juta). Tolong pilihin barang-barang paling elok aja, soalnya buat saya jual di Mall”


Begitulah kira-kira seuntai kalimat Mr. K ucapkan ke saya. Sontak saya eksklusif sumringah ketika itu juga. Jarang-jarang ada orang yang belanja dengan jumalah yang sedemikian banyaknya. “Alhamdulillah, rejeki dari Allah.” Begitu pikir saya.


Saat itu saya sama sekali tidak menaruh kecurigaan sedikitpun padanya. Saya cukup positive thinking bahwa ia memang benar-benar berniat belanja.


Tanpa menyiakan banyak waktu, kami eksklusif memilihkan barang-barang dengan kualitas dan brand terbaik. Mulai dari sabuk, dompet, tas, gantungan kunci kulit, dll. Semuanya kami pilihkan yang paling elok dan mahal harganya. Sesuai dengan apa yang ia minta.


Sesekali beliau juga menunjuk barang-barang tertentu untuk saya ambilkan. Kemudian Ia suruh totalkan supaya nominalnya jangan lebih dari 17 juta. Kalaupun lebih, gak usah banyak-banyak, ungkapnya.


Kami berdua (saya dan Bang Tata) cukup semangat dalam menyiapkan apa yang bapak tersebut ingin beli.


Pelaku meminta no. rekening untuk transfer pembayaran


Dan sehabis dirasa cukup, kami pun mulai hitung total belanjaannya yang gres dikumpulkan tersebut. Akhirnya terbentuklah sebuah kumpulan barang bernilai  Rp. 17.581.000 (Tujuh Belas Juta Lima Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Rupiah).


Kami pun eksklusif informasikan jumlah barang dan totalannya kepada si Mr. K.


“Ini totalnya 17 juta lebih pak, gak apa-apa?” Tanya Bang Tata.


“Oh, iya gak apa-apa”, sahut si Mr. K


Namun kemudian, apa yang beliau katakan selanjutnya sungguh di luar yang kami perkirakan.


“Kang, saya minta nomor rekeningnya, nanti saya bayarnya transfer saja. Itu entar dibungkus aja barangnya, kalau bisa dibikin satu karung, biar simpel bawanya. Sekarang saya mau keluar dulu, mau nagihin hutang ke temen, sekalian cari ATM buat transfer pembayarannya ke Akang”


“Wah,, saya kira mau bayar cash, Pak”, ucap saya sambil agak menyesalkan.


Toko kami memang belum menyediakan kemudahan pembayaran memakai mesin EDC Bank. Makara masih serba manual. Jarang-jarang juga ada yang belanja, bayarnya dengan memakai kartu debit atau transfer.


Tapi ya sudah, saya turuti keinginannya. Sayapun kasihkan nomor rekening ke si Mr. K dengan menuliskannya di secarik kertas. Saya tulisakan nama Bank dengan nomor rekening, plus nama lengkap saya sebagai pemegang rekening.


 


Si pelaku pergi dari toko dengan alasan mencari ATM BCA untuk transfer


Mr. K pun berlalu pergi meninggalkan toko dengan alasan mencari ATM BCA untuk transfer. Kebetulan memang di daerah sekitar toko tidak tersedia ATM BCA.


Dia berjanji akan balik lagi sehabis maghrib atau Isya untuk mengambil barangnya. Artinya sebelum waktu tersebut ia sudah akan mentransfer pembayarannya ke rekening saya. Kamipun mengiyakan apa yang ia inginkan.


Setelahnya kiprah saya dan Bang Tata yaitu merapihkan barang belanjaan yang sudah dipisahkan tadi. Barang belanjaan senilai 17 juta lebih itu tentu bukan jumlah yang sedikit. Sesuai dengan permintaanya, kami mencarikan karung dengan ukuran paling besar alias jumbo.


Namun menyerupai telah kami duga sebelumnya, barang sebanyak itu memang tidak akan cukup jikalau dimasukkan dalam satu karung. Seandainya kami paksakanpun tetap tidak akan muat.


Setelah dimaksimalkan, kami hanya bisa memuatnya dalam 2 karung besar dan 1 karung  kecil. Makara total ada 3 karung.


“Ya sudahlah, tidak apa-apa, toh bisanya cuma segini. Mau dipaksain jadi satu karung, ya mana bisa.. barang sebanyak itu pasti gak bakalan muat. Soal nanti Bapaknya komplain, kita kasih klarifikasi aja. Dia pasti ngerti”, ucap saya ke Bang Tata.


Semuanya sudah beres, tinggal menunggu si Mr. K transfer dan kembali mengambil belanjaan. Waktu sudah menawarkan 5.30 sore, hampir mendekati maghrib rupanya.


 


Utusan si pelaku tiba menyerahkan bukti transfer


Lepas sholat maghrib, tak berselang usang yang dinantikan pun datang. Namun yang tiba bukanlah si Mr. K yang tadi berbelanja. Melainkan 2 orang laki-laki yang mengaku sebagai utusannya. Mereka tiba ke toko dengan mengendarai motor.


Sambil menyodorkan struk bukti transfer, orang tersebut bilang “Saya mau ambil barang yang tadi dibeli bapak xxx (Mr. K). Ini bukti transfernya, tadi katanya uangnya sudah dikirim”


“Oh oke”.. timpal saya. Sayapun mengambil struk bukti transfer yang diberikannya itu. Di situ saya sudah hampri sepenuhnya yakin bahwa uangnya memang sudah terkirim ke rekeing saya.


Tapi tentu belum valid kalau belum cek saldo di rekening. Langsung saya ambil HP untuk mengecek laporan mutasi transaksi ketika itu via Internet Banking.


Namun apa yang terjadi?


Saat saya cek saldo dan mutasi transaksi, sama sekali tidak ada kiriman dana dari si Mr. K. Tidak ada uang masuk 17 juta sesuai yang tertera di struk bukti transfer.


Sampai sini, saya masih berprasangka baik. Saya pikir mungkin sistem Internet Banking BCA  sedang gangguan.


Dalam keadaan menyerupai itu, laki-laki utusan Mr. K itu terlihat berusaha hendak mengangkat karung berisi barang belanjaan yang jumlahnya 3 karung itu. Namun alasannya yaitu mendapati belum adanya tambahan saldo di akun rekening, saya larang beliau untuk jangan dulu angkat barangnya.


Saya minta izin sebentar untuk mengecek saldo eksklusif via ATM BRI yang sempurna berada di depan toko. Hasilnya nihil, sama sekali tidak ada saldo tambahan dari si Mr. K.


Upaya modus penipuan terkuak


Di sinilah saya gres tersadar sedang ada dalam upaya modus penipuan.  Sehingga ketika itu juga saya pastikan bahwa struk bukti yang ia beri tadi yaitu struk palsu. Tampilan struknya yaitu menyerupai di bawah ini.


 yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta


Tampilannya nyaris menyerupai asli. Ya memang dilihat dari jenis kertas dan hasil print-out itu orisinil hasil dari ATM. Tapi entah teknik apa yang beliau gunakan, hingga bisa menghasilkan bukti menyerupai itu, sementara pada kenyataannya sama sekali tidak ada transferan.


Seketika itu pula saya eksklusif menghampiri laki-laki utusan si Mr. K itu untuk melarangnya membawa barang belanjaan. Terlihat satu karung kecil sudah berada sempurna di bab depan motor matic-nya.Saya eksklusif tegaskan padanya bahwa transferannya belum masuk. Makara jangan dibawa dulu barangnya.


Kedua orang itu sepertinya sudah sadar modusnya tercium. Mereka menampakkan perilaku yang kikuk, seakan salah tingkah. Kemudian eksklusif saja pamit, dan bilang malam harinya sekitar jam 9 akan kembali ke toko bareng si Mr. K. Biar lebih jelas, ungkapnya.


Malam pun berlalu.Tapi nyatanya Mr. K dan komplotannya tidak nampak kembali menawarkan batang hidungnya. Bahkan tidak ada SMS atau telepon untuk sekadar memastikan perihal transferannya itu.


Logikanya, kalau memang beliau benar-benar transfer pasti akan mengkonfirmasi. Bahkan nomor HP yang ia berikan sebelumnya pun eksklusif tidak aktif.


Ya.. fixed. Saya simpulkan Ini modus penipuan model usang namun dengan cara yang sedikit dimodifikasi.


Seketika saya bersyukur ketika itu.


Di sini Saya bisa saja kecewa alasannya yaitu tidak jadi closing omzet sebesar 17 juta dalam sehari itu. Tapi tentu ada lebih banyak hal yang harus saya syukuri, yaitu masih diselamatkan untuk tidak kehilangan barang senilai 17 juta rupiah. Alhamdulillah.


Alasan kenapa si Mr. K menginginkan barang dimuat dalam 1 karung


Terjawab sudah alasan kenapa si Mr. K menginginkan barang belanjaanya dimuat dalam 1 karung. Rupaya hal itu bertujuan supaya simpel dibawa dalam sekali angkut. Supaya saya tidak punya banyak waktu untuk sekadar mengecek validitas dari bukti transfer yang ia berikan.


Cukup rasional memang. Tapi di sini ia kurang cermat dalam melancarkan modus penipuannya. Ia tidak memperhitungkan dengan baik jumlah barang dengan nominal uang 17 juta. Hasilnya barangnya overload dan terang tidak bisa muat dalam satu karung saja.


Bisa dibayangkan jikalau memang barangnya hanya ada satu karung. Mungkin mereka bisa dengan simpel mengangkutnya, secara gratis tentunya.


Modus penipuan struk palsu ini jadi viral di Socmed dan menjadi headline di banyak media online mainstream


Keesokan harinya, saya merasa perlu untuk membagikan apa yang saya alami di atas. Tujuannya tidak lain semoga bisa membuatkan pengalaman dan pelajaran pada lebih banyak orang. Agar bisa lebih berhati-hati dalam bertransaksi, baik itu di online ataupun offline.


Cara terbaik untuk membuatkan yang terpikir kala itu ya cuma lewat share status di Facebook.


Mulailah saya buka Facebook App dan menuliskan apa yang telah saya alami sehari sebelumnya itu. Saya sertakan juga foto bukti transfer palsu tersebut.


Tak disangka tak dinyana, apa yang saya share terkait pengalaman tersebut seketika menjadi viral pada hari itu. Kurang dari 1×24 jam, status saya tersebut sudah di-like dan dikomentari oleh ribuan orang.



 yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta


facebook.com/rusman.idr



Praktislah dalam sehari itu, saya serasa jadi artis dadakan. Haha. Bagaimana tidak, seharian HP suara terus, PM berdatangan menanyakan kebenaran perihal apa yang saya alami. Friend Request dari orang-orang tak dikenal pun berdatangan.


Namun tidak sedikit juga yang membully, menyebutkan bahwa saya cuma mengarang dongeng untuk cari sensasi. Kalau yang model begini sih, saya diamkan saja.


Tak usang kemudian, salah seorang teman saya di Facebook memberi tahu bahwa isi postingan saya telah diberitakan di banyak media mainstream Indonesia. ‘Salah dua’-nya dimuat di merdeka.com dan Brilio.


Berikut yaitu tampilannya…



 yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta


brilio.net



 



 yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta


merdeka.com



Ini yaitu pengalaman pertama sepanjang sejarah saya ber-facebook ria, mendapati interaksi kiriman sebesar itu.  Padahal biasanya tiap kali update status, yang interaksi tidak pernah banyak. Tapi bukan itu juga sih intinya. Yang terpenting itu apa yang saya tulis perihal modus penipuan struk palsu ini bisa tersebar keuntungannya ke lebih banyak orang.


Penutup


Saya percaya akan selalu ada hikmah dari setiap kejadian. Dari insiden ini saya juga jadi banyak belajar. Belajar untuk tetap senantiasa teliti dan tidak simpel dikelabui.


Selain itu, hikmah lainnya yakni saya jadi ada materi buat diceritakan. Terlebih di Facebook, yang alhamdulillahnya banyak mendapat feedback positif dari para komentator.



 yakni ketika saya nyaris jadi korban upaya modus penipuan Viral! Pengalaman Terkena Modus Penipuan Struk Palsu Senilai 17 Juta


facebook.com/rusman.idr



Nah, begitulah dongeng saya ketika nyaris jadi korban upaya modus penipuan struk palsu ini.


Bagaimana? Apakah di antara sobat Inspirilo ada yang pernah mengalami modus penipuan juga? Dengan modus yang berbeda dengan saya, mungkin.


Silakan bisa ikut membuatkan pengalaman dengan menuliskannya di kolom komentar. Dan jikalau sobat merasa artikel ini bermanfaat, silakan boleh di-share melalui tombol Social Sharing di bawah atau di samping artikel ini.


Sekian untuk kali ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya. Terima kasih.


Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia

Juli 15, 2019 Add Comment

Bertemu Habibie Afsyah – Halo sobat Inspirilo.com, Assalamualaikum. Di postingan kali ini, kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup. InsyaAllah isinya bukan cuma sekadar corat-coret gak jelas. Tapi terkandung juga pelajaran serta inspirasi bermanfaat di dalamnya. Saya akan berusaha untuk itu.


Tentu akan menjadi sebuah momen berharga kalau kita bisa berjumpa dengan orang atau tokoh yang dikagumi. Jika sebelumnya cuma bisa lihat tokoh tersebut di internet atau di TV, tapi dalam sebuah kesempatan bisa bertemu pribadi dengan orangnya. Pasti akan memperlihatkan sensasi tersendiri.


Adapun alasan tiap orang mengagumi seorang tokoh juga tentunya macam-macam. Bisa alasannya bakat yang dimilikinya, ataupun alasannya pengalaman hidupnya yang menginspirasi. Semua itu sah-sah saja, selagi rasa kagum yang kita punya tersebut memperlihatkan efek positif bagi kita pribadi. Baik itu secara penampilan, sikap, dan semangat hidup.


Di sini saya mau menceritakan pengalaman ketika berkesempatan bertemu dengan salah satu tokoh yang saya kagumi. Dia bukan artis atau penyanyi, melainkan seorang praktisi Internet Marketing yang rekam jejaknya sangat cemerlang.


Tokoh yang akan saya ceritakan di sini telah berhasil mendulang sukses melalui bisnis di dunia maya. Dan menjadi salah satu pioneer di Indonesia yang mengambarkan bahwa setiap orang bisa sukses melalui media Internet.


Siapakah tokoh yang saya maksud? Dialah Sang Inspirator dan Mastah, Habibie Afsyah.


Barangkali diantara sobat yang membaca artikel ini ada yang sudah tahu siapa itu Habibie Afsyah. Tapi kalau memang belum tahu, tak mengapa. Nanti akan saya tampilkan sekilas profilnya di bawah. Yang terperinci Habibie Afsyah ini bisa kita jadikan sebagai salah satu role model dalam hal semangat juang. Pantang mengalah dalam meraih sukses walau diliputi banyak keterbatasan.



Profil Habibie Afsyah



 kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia


youtube.com



Perlu kita ketahui bahwa di Indonesia sendiri sebenarnya sudah banyak yang sukses dari bisnis Internet. Namun yang menciptakan Habibie Afsyah menjadi unik yaitu alasannya keterbatasan secara fisik yang ia miliki. Kelemahan yang ia miliki dikonversikannya menjadi sebuah kelebihan.


Habibie Afsyah lahir pada tanggal 6 Januari 1988. Saat lahir, Habibie mempunyai tubuh yang molek dan berisi. Sama seperti belum dewasa pada umumnya. Namun menjelang balita, kondisinya memperlihatkan sesuatu yang tidak normal. Menginjak usia 3-4 tahun, ia masih juga belum bisa berjalan.


Hingga singkat cerita, ia didiagnosa mengidap sebuah penyakit langka bernama Muscular Dystrophi


Dampak dari penyakit tersebut menciptakan tubuhnya semakin hari semakin mengecil. Otot-ototnya menjadi lemas dan menyusut, hingga tak ada tenaga untuk sekadar digerakkan.


Bahkan Dokter yang menangani pengobatannya sempat memvonis bahu-membahu usia Habibie tidak akan lebih dari 25 tahun.


Kendati mempunyai kondisi tubuh yang tidak normal, tapi teladan pikir Habibie bisa dibilang sangat cerdas dan selalu berpikir positif. Ia meyakini kalau yang namanya umur itu urusan Allah. Tidak ada insan yang berhak meramalkan hingga usia berapa seseorang akan bertahan hidup.


Mengetahui vonis dokter tersebut, Habibie bukannya terdiam menyesali nasib yang ia dapati. Ia justru semakin memperlihatkan semangat hidup yang kian menggebu. Dia tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan dokter tersebut. Prinsipnya, selagi masih ada waktu hidup, maka ia harus melaksanakan yang terbaik demi memperlihatkan kebanggan pada kedua orang tuanya walau dari bangku roda.


Terbukti, dengan semangat hidup yang gigih, Habibie kini telah berusia 29 tahun. Telah jauh melampaui apa yang divoniskan oleh dokter padanya.


Satu prinsip yang selalu dipegang Habibie yaitu jangan pernah menunda-nunda pekerjaan. Jangan menyia-nyiakan waktu hidup yang telah Allah berikan. Yang namanya umur tidak ada yang tahu, kita bisa meninggal kapan saja kalau memang sudah takdir dari-Nya.


Hal itu pula yang kemudian mengilhaminya untuk menulis sebuah buku dengan judul “sekarang atau keburu mati”. Tonton videonya di bawah ini:



Perjuangan seorang Habibie Afsyah menuju sukses di Internet Marketing


Berawal dari kegemarannya bermain game, Habibie juga pernah membuka perjuangan rental PS yang ia kelola sendiri di rumahnya. Dari yang tadinya cuma bermodal 1 PS, kemudian berubah menjadi beberapa unit.


Dari usahanya itu, ia sudah bisa menghasilkan pendapatan di atas rata-rata teman-teman sebayanya. Usahanya semakin berkembang, namun alasannya suatu alasan, Habibie terpaksa menutup perjuangan rental PS-nya tersebut. Dan catatan pentingnya, semua itu dilakukannya ketika ia masih usia SD.


Selain bermain game, Habibie juga gemar berselancar di Internet. Ibunya habibie  (Bu Endang Setyati) sendiri sempat merasa khawatir alasannya keseharian Habibie hanya dihabiskan di depan layar komputer untuk bermain game. Mendapati hal itu, kemudian Ibu Habibie berpikir untuk menciptakan kegiatan berinternetnya menjadi lebih produktif.


Akhirnya, lewat aneka macam pencarian, Ibu Habibie mengetahui bahwa lewat internetpun ternyata bisa mendulang penghasilan.


Singkat cerita, atas inisiatif sang Ibu, Habibie pun didaftarkan pada sebuah workshop / pelatihan Internet Marketing di Jakarta. Dengan impian Habibie bisa berguru dan menerapkannya untuk bisa produktif menghasilkan uang dari Internet.


Namun tentu jalannya tidak semulus itu. Sudah beberapa workshop Internet Marketing yang diikuti dengan biaya yang tidak sedikit. Semuanya belum menampakkan hasil. Seringnya Habibie mengalami kesulitan dalam menyerap materi.


Peran seorang ibu pengantar kesuksesan


Habibie sempat mengutarakan keinginannya untuk berhenti / menyerah. Karena merasa kesulitan dalam menerapkan ilmu dengan keterbatasan gerak yang ia miliki. Namun di situasi menyerupai itu, Ibu habibie senantiasa memperlihatkan semangat.


Ibu Habibie kembali mencarikan Workshop Internet Marketing. Dan di sana Habibie bertemu dengan seorang master bernama Suwandi Chow. Yang secara tidak disangka, mau membimbing Habibie dalam merintis karir Bisnis Onlinenya.


Dari situlah boleh dibilang pintu kesuksesan Habibie dimulai. Dengan mengikuti instruksi mentornya, bertahap Habibie mulai mencicipi hasil. Hingga bisa mendapatkan cek pembayaran komisi Amazon ribuan dollar perbulannya.


Berbagai media, baik cetak maupun onlinepun gencar memberitakan kisah inspiratifnya ini. Habibie jadi sering mengisi banyak program talkshow. Salah satunya yang paling berkesan yaitu ketika menjadi bintang tamu di program Kick Andy! MetroTV, dengan tajuk “Zero to Hero”.


&r>


Cerita di atas saya peroleh sesudah membaca bukunya Habibie Afsyah yang berjudul “Sekarang Atau Keburu Mati – Skakmat


Buku tersebut menceritakan rekam jejak seorang Habibie Afsyah. Dari mulai usia balita hingga remaja dan sukses sebagai Internet Marketer.  Saya sarankan sobat untuk membaca buku Skakmat. Niscaya sobat akan mendapat banyak suntikan semangat dalam menjalani hidup. Lebih lanjut perihal buku ini, akan saya coba bahas di bab berikutnya.


Awal saya mengenal Habibie Afsyah


Saya sendiri mengenal Habibie pertama kali dari tayangan TV. Saat itu saya melihatnya ketika jadi materi pemberitaan di program Seputar Indonesia RCTI. Saat itu saya tidak begitu paham perihal apa yang ia kerjakan, bagaimana caranya hingga bisa berpenghasilan dari Internet. Masih awam sekali pokoknya.


Maka dari itu, mulailah saya melaksanakan pencarian dengan browsing di Internet untuk kepoin segala hal perihal Habibie Afsyah. Berbagai goresan pena yang membahas tentangnya saya baca. Banyak video yang menceritakan kesuksesannya juga saya tonton.


Hingga saya diarahkan pada halaman profile Facebook personalnya. Terlihat ketika itu di timeline-nya, Habibie tengah sibuk dalam mengisi seminar di aneka macam kampus dan juga mengisi worksop Internet Marketing.


Dengan mengikuti akun Facebooknya, saya jadi sering dapat update-an berkenaan dengan kegiatan dan keseharian Habibie.


Ikut pre-order buku Habibie Afsyah, “Sekarang atau Keburu Mati”



 kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia


Foto Koleksi Pribadi



Suatu hari di bulan Februari 2016, Habibie Afsyah melalui akun Facebooknya mengumumkan bahwa ia sedang dalam proses menerbitkan buku keduanya. Judul bukunyapun cukup cetar, yakni Sekarang atau Keburu Mati atau disingkat Skakmat. Isinya yaitu perihal kisah-kisah menggetarkan yang dialaminya sedari kecil hingga sukses menyerupai kini ini.


Saat itu, Habibie sekaligus membuka pre-order bagi yang ingin memesan dan membaca bukunya lebih awal. Sebagai bonus bagi yang melaksanakan pre-order, maka bukunya akan ditandatangani pribadi oleh Habibie Afsyah.


Tanpa berpikir lama, saya pun ikut melaksanakan preorder buku tersebut. Bukan alasannya ada bonus tanda tangannya, tapi lebih dari itu saya yakin isinya akan sangat bermanfaat dan kaya motivasi.


Review singkat Buku “Sekarang atau Keburu Mati”


Beberapa hari kemudian, buku yang ditunggupun hingga di genggaman. Langsung saya baca, dan benar saja, tidak butuh waktu semalaman untuk melahap keseluruhan isi bukunya yang berjumlah 180 halaman itu.


Setiap kalimat dalam buku ini menyerupai mengandung hipnotis untuk terus dibaca. Agak lebay mungkin, tapi setidaknya itulah yang saya rasakan.


Gaya penulisan dan penyampaiannya yummy dibaca. Secara visual juga sangat eyecatching karena disertai gambar-gambar pendukung yang colorfull. 


Lewat buku ini saya juga jadi banyak tahu perihal sisi lain dari seorang Habibie Afsyah, yang jarang sekali diberitakan media.


Beberapa di antaranya yaitu:


Kendati Habibie ini menyandang disabilitas, tapi ia bersekolah di sekolah umum sebagaimana anak lain yang normal secara fisik. Bahkan prestasinya di kelaspun juga patut diacungi jempol. Setiap tahun niscaya mendapat peringkat pertama. IQ-nya di atas rata-rata.


Selain itu dia juga ternyata sangat agamis dan taat ibadah. Dalam waktu akrab juga mempunyai sasaran untuk menikah.


Dikisahkan juga perihal Ibunya yang nekad menjual kendaraan beroda empat keluarga hanya untuk membayar biaya worksop Internet Marketing yang diikuti Habibie. Namun kini mobilnya telah kembali dengan bentuk, nama dan kualitas yang baru. Semuanya terbayar oleh kesuksesan yang Habibie raih.


Masih banyak lagi sisi lain dari Habibie Afsyah yang bisa sobat ketahui lewat buku ini.


Pada intinya, apapun profesi Anda sekarang, buku Sekarang atau Keburu Mati karya Habibie Afsyah ini sangat layak untuk dibaca.  Recommended pokonya.


Kita perlu banyak berguru dari Habibie Afsyah. Bagiamana kekurangan yang dimiliki tidak membuatnya down, tapi ia jadikan sebagai sebuah kelebihan yang membuahkan hasil.


Bagaimana menjalani hidup dengan penuh syukur, tidak mengeluh atas apa yang telah Tuhan kasih. Kita harus percaya bahwa Tuhan mustahil memperlihatkan cobaan di luar batas kemampuan makhluk-Nya.


Menghadiri program peluncuran Buku Habibie Afsyah – Sekarang atau Keburu Mati (Skakmat) di Gramedia Matraman


 



 kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia


Gramedia Matraman – Koleksi Pribadi



Tanpa saya ketahui sebelumnya, ternyata dalam pre-order buku Sekarang atau Keburu mati tersebut juga ada bonus tambahan. Buku yang telah dibeli itu juga berfungsi sebagai tiket masuk dalam program peluncuran buku Sekarang atau Keburu Mati. Acaranya hendak digelar seminggu kemudian, tepatnya tanggal 5 Maret 2016 di Gramedia Matraman, Jakarta Timur.


Tanpa saya ketahui sebelumnya, ternyata dalam pre-order buku Sekarang atau Keburu mati tersebut juga ada bonus tambahan. Buku yang telah dibeli itu juga berfungsi sebagai tiket masuk dalam program peluncuran buku Sekarang atau Keburu Mati. Yang mana acaranya hendak digelar seminggu kemudian, tepatnya tanggal 5 Maret 2016. Berlokasi di Gramedia Matraman.


Saat mengetahui hal tersebut, saya juga tidak menghabiskan waktu usang untuk sekadar memastikan akan hadir atau tidak. Fixed saya putuskan akan menghadiri program tersebut. Tanpa perlu searching dulu, saya sudah mengetahui akan benefit yang bisa saya dapatkan dengan mengikuti program tersebut.


Allah mendengar doa saya, saya sudah usang memimpikan untuk bertemu dengan Habibie Afsyah. Dan kesempatan itu telah ada di depan mata. Tentu sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Kapan lagi bisa berguru dan bertemu secara pribadi dengan sang Inspirator.


Selain itu saya merasa bahwa The law of Attraction kembali berkerja atas izin Allah. Sudah usang saya mendengar perihal Gramedia Matraman yang populer lengkap koleksi bukunya itu. Disinyalir juga merupakan toko buku terbesar se-Asia Tenggara.


Singkat cerita, waktu yang dinantikan pun tiba. Hari itu saya pergi dari kawasan saya tinggal di Tangerang menuju Gramedia Matraman yang terletak di Jakarta Timur.


For your information saja, saya pergi dari Tangerang (Perumnas 1, Karawaci) memakai bus menuju Terminal Grogol, Jakarta Barat. Dari sana lanjut naik bus TransJakarta, atau banyak orang menyebutnya Busway. Dari Halte Grogol menuju Halte Harmoni untuk transit. Kemudian lanjut menuju Halte Tegalan Matraman. Gramedia-nya berada sempurna di seberang halte.


Membunuh waktu menunggu waktu launching buku Habibie Afsyah



 kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia


Lantai 3 Gramedia Matraman – Koleksi Pribadi



Pagi-pagi sekali, sekitar pukul 08.00 saya sudah hingga di Gramedia Matraman. Padahal acara launching buku ‘Skakmat’ juga gres akan dihelat pukul 14.30. Ini sengaja saya lakukan supaya punya waktu leibh untuk sekadar baca-baca buku di rak, hunting buku murah, dan mengeksplor setiap sudut dari toko buku terbesar itu.


Tidak heran Gramedia Matraman ini disebut sebagai toko buku terbesar dan terlengkap. Karena memang begitulah adanya. Saya sempat bergumam dalam hati, “ini toko buku apa departement store, gede banget. Ada eskalatornya lagi..hehe” Agak norak memang, maklum lah orang udik ?


Bangunannya sendiri terdiri dari 4 lantai utama. Di lantai dasar belum ada pajangan buku. Yang dijual kebanyakan barang-barang stationary, peralatan sekolah, hingga alat-alat senam dan terapi kesehatan. Barulah di lantai 1-3 terpajang dengan rapih dan komplit beraneka ragam jenis buku. Mau buku apapun ada, #kayaknyah.


Untuk membunuh waktu, sayapun keliling mengeksplor tiap lantai. Baca-baca dan beli beberapa buku untuk dibawa pulang.


Selama kurang lebih 4 jam, saya leibh banyak berkutat di rak-rak buku kategori motivasi, pengembangan diri, dan bisnis online. Banyak sekali sebenarnya buku yang ingin saya bawa pulang, tapi jadinya saya hanya membeli 2 buku saja yang sekiranya diperlukan. Adapun buku yang saya beli kala itu adalah:



  1. Buku “Blogging – Have Fun and Get The Money!” – Karya : Carolina Ratri

  2. Buku “Creative Playbook – Rahasia Berpikir Kreatif Dengan Cara Menyenangkan Sekaligus Efisien” – Karya Tahta Muhammad


Dream comes true – Bertemu Habibie Afsyah secara langsung



 kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia


Foto Koleksi Pribadi – Bersama Habibie Afsyah (istimewa)



Saat yang dinantikan pun tiba. Saya pribadi berjalan menuju lokasi diadakannya launching buku Skakmat, yakni di aula / function room lantai 3. Tempatnya tidak terlalu besar dengan kapasitas kawasan duduk sekitar 40-50 orang.


Dari luar ruangan, saya menengok ke dalam di balik pintu transparan, terlihatlah sosok Habibe yang sedang berbincang dengan temannya. Saat itu, kebetulan belum banyak orang yang datang. Saya pribadi menghampiri ke arahnya.


Dan ternyata tanpa saya sangka sebelumnya, dia ini orangnya sangat humble dan rendah hati. Saat saya mintai foto bareng-pun, dia dengan ramahnya menerima. Bahkan saya sempat ditawari, kalau ada waktu boleh main / silaturahmi ke rumahnya.


Terasa sekali aura positif tersebar di setiap sudut ruangan aula kala itu. Saya ikuti acaranya dari mulai pembukaan hingga program inti yang berisi sharing secara pribadi yang disampaikan habibie berkenaan dengan pengalamannya yang sebenarnya juga telah dimuat di buku Skakmat.


Saat itu hadir juga orang tuanya Habibie mendampingi dan ikut bercerita di depan khalayak penonton yang memadati aula.


Di final program saya juga sempatkan sedikit berbincang dengan ayah dan ibunya Habibie yang juga ramahnya bukan main. Saking ramahnya, saya menyerupai sedang berbicara dengan orangtua sendiri.


Dan sebelum pulang, saya beranikan diri untuk mengabadikan momen berfoto bersama. Berikut penampakan fotonya.



 kembali saya ingin menyebarkan pengalaman hidup Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia


Bersama Habibie Afsyah dan Keluarga – Koleksi Pribadi



Pelajaran dari Sang Inspirator


Akan terlalu banyak kata-kata yang teruntai untuk menggambarkan pelajaran yang bisa ditarik dari kisah Habibie Afsyah ini. Namun dari kesemuanya, tentu bisa kita tarik benang merah. Yaitu seburuk apapun kondisi kita sekarang, itu bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi dan berjuang mencapai kesuksesan.


Tidak ada yang mustahil selama kita mau berusaha dan menyerahkan segalanya pada Allah SWT. Ya terdengar klasik memang, tapi menyerupai itulah apa yang bisa kita simpulkan dari kisah seorang cowok tangguh berjulukan Habibie Afsyah.


Penutup


Begitulah kisah pengalaman saya ketika pertama kalinya bertemu dengan sang inspirator Habibie Afsyah. Semoga kita bisa menarik pelajaran berharga dengan bercermin pada kisah dan semangat hidup beliau.


Keterbatasan fisik bukanlah alasan untuk tidak meraih sukses. Karena yang penting itu yaitu kesungguhannya. Allah akan mengangkat hingga 70 derajat, orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam mengamalkan kebalikan dan berjuang mencapai suatu sasaran sukses.


Baik, barangkali cukup sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat.


Salam Inspirilo.


Menjejakkan Kaki Di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya

Menjejakkan Kaki Di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya

Juli 15, 2019 Add Comment

Assalamualaikum sobat inspirilo. Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjungi Objek Wisata Ziarah Pamijahan. Oleh orang-orang di tempat saya tinggal, lebih seringnya disebut dengan nama Pamijahan saja. Kaprikornus ketika menyebut nama Pamijahan, sudah niscaya itu kaitannya dengan wisata ziarah. Bukan wisata untuk tujuan tamasya dan lain-lain.


Saya sendiri sudah usang sebenarnya mendengar dan mengetahui perihal Wisata Ziarah Pamijahan ini. Namun untuk alamatnya sendiri saya juga masih belum tahu. Yang saya tahu lokasinya itu sekitar Tasik atau Ciamis, gitu. Maklum, kendati sudah sering mendengarnya, saya belum pernah sekalipun berkunjung ke sana sebelumnya.


Pamijahan ini juga disinyalir sebagai salah satu tujuan wisata ziarah terbesar di Jawa Barat. Banyak orang dari banyak sekali daerah berkunjung ke sana.


Dari hasil saya browsing di Wikipedia, saya mendapati alamat Wisata Ziarah Pamijahan itu sendiri yakni terletak di Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya 46187, Jawa Barat.


Adapun peta Pamijahan Tasikmalaya jikalau dilihat via Google Maps ialah sebagai berikut:


Tasyakur bin ni’mah



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


islamkafah.com



Singkat dongeng beberapa waktu lalu, yakni pada tanggal 5 Agustus 2017 saya berkesempatan untuk berkunjung ke sana. Tentunya saya tidak sendiri, melainkan bersama rombongan satu keluarga besar dan para tetangga sekampung, serta karyawan yang bekerja di abang saya. Jika ditotal jumlahnya kurang lebih 90 orang. Rencananya kami akan berangkat  ke sana memakai Bus Karunia Bakti. Dan untuk memuat penumpang sebanyak itu, setidaknya diharapkan 2 unit bus. Jadilah kami menyewa 2 bus untuk berangkat ke Pamijahan kala itu.


Adapun alasan atau latar belakang saya berkunjung ke Pamijahan ialah atas inisiatif abang saya yang pertama. Alhamdulillah abang saya yang satu ini memang sudah terbilang sukses dalam usahanya di bidang konveksi. Hampir semua cowok di kampung bekerja menjadi buruh jahit tas di perusahaan abang saya.


Jadi dalam rangka tasyakur bin ni’mah atas kelancaran usahanya, ia membiayai kami yang berjumlah 90 orang itu untuk berangkat bersama ke Pamijahan secara gratis. Tapi gratis ongkosnya aja lho ya. Kalau soal biaya makan/konsumsi dan sejenisnya sih bayar sendiri-sendiri.. he


Saat itu direncanakan kami akan berangkat hari Sabtu, ba’da ashar.


Persiapan sebelum berangkat



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


zdnet.com



Kebanyakan yang ikut dalam rombongan ialah para karyawan dan tetangga. Tentunya mereka mempersiapkan pemberangkatannya masing-masing. Saya juga tidak tahu apa saja yang mereka persiapkan.


Adapun persiapan yang saya lakukan itu tidak terlalu ribet. Hanya membawa pakaian salin, satu stel baju kokok + sarung dan jaket. Tidak perlu banyak-banyak bawa barang juga, sebab toh di sana nanti cuma 1 hari.


Yang terlihat sibuk ialah ibu dan abang wanita saya. Dari Jum’at malam atau satu hari sebelum berangkat, mereka sudah sibuk mempersiapkan bekal makanan. Yang mana nantinya akan kami santap bersama sekeluarga besar di lokasi tujuan. Kaprikornus mudah mereka sangat sibuk dalam mempersiapkan bekal buat kami makan nanti. Saya sih bantu-bantu seperlunya aja. hehe


Berangkat rombongan dari Garut



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


bisumum.com



Hari Sabtu pun tiba. Selepas salat Ashar, kamipun bergegas untuk segera berkumpul menunggu bus yang hendak memberangkatkan. Kami semua berkumpul di depan rumah abang yang memang terletak di pinggir jalan.


Seperti jadi sebuah budaya yang menempel di masyarakat kita, kala itu bus yang dijanjikan akan datang pukul 3.30 sore (ba’da ashar) ternyata ngaret hingga 1,5 jam lamanya. Hasilnya kami dibentuk menunggu selama waktu tersebut. Alasannya ialah bus terjebak macet di daerah Pasar Samarang, sebuah daerah yang memang cukup padat kendaraan di daerah saya.


Tapi kami masih tetap harus selalu bersyukur.  2 bus yang ditunggupun risikonya muncul pada pukul 17.00.  Dengan segera, semua orang yang telah usang menunggu, satu persatu memasuki bus.


Waktu serasa begitu tanggung, mengingat tak usang lagi akan masuk waktu maghrib.


Pak Ustadz yang membersamai kami di dalam bus-pun menginstruksikan dan memberi instruksi untuk men-jama salat Maghribnya nanti di waktu isya.


Setelah cek ini dan itu, dirasa semuanya telah siap, kamipun seraya mengucap basmallah. Tak usang diikuti juga dengan gerak putaran ban bus yang perlahan maju. Kala itu waktu memperlihatkan pukul 17.15.


Rehat sejenak di Masjid ‘lupa lagi namanya’


Jalan demi jalan, tikungan demi tikungan pun dilalui. Bus perlahan meninggalkan kota Garut tempat kami bernaung. Malam semakin memperlihatkan wajahnya. Dalam perjalanan, saya tanpa sadar terlelap tidur di atas tempat duduk. Hingga risikonya dikala terbangun, saya mendapati orang-orang hendak keluar bus.  Saya cek jam HP terlihat pukul 10 malam.


Saya kira sudah hingga tujuan. Ternyata eh ternyata cuma transit untuk istirahat ?


Kami berhenti di suatu area komplek masjid untuk melaksanakan salat Isya dan salat Maghrib jama takhir.  Saya lupa apa nama wilayahnya dan japa nama masjidnya. haha. Yang terang sudah masuk kota Tasik. Kira-kira 2 jam lagi untuk mencapai Pamijahan.


Selepas salat, kami sempatkan untuk menyantap kuliner secara berjamaah di area halaman masjid tersebut. Sebelum risikonya melanjutkan perjalanan menuju Pamijahan.


Tiba di Wisata Ziarah Pamijahan tengah malam



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


Area parkir Wisata Ziarah Pamijahan – tasikplus.com



Persis menyerupai yang telah diperkirakan, 2 jam kemudian tepatnya pukul 12 malam lebih sedikit, kami risikonya hingga di Pamijahan.


Di area parkir Wisata ziarah Pamijahan tampak banyak sekali bus berjejer parkir. Terlihat plat nomornya memperlihatkan kode daerah yang berbeda-beda. Dapat dipastikan bahwa bus-bus tersebut juga angkutan para peziarah dari daerah lain.


Setelah hingga dan menghela nafas sejenak, berikut aktivitas yang kami lakukan di Pamijahan malam itu.


Berziarah ke Makam Syekh Abdul Muhyi



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


suaraindependent.id



Inti dari postingan ini sebenarnya ada di belahan ini. Kaprikornus mohon maaf ya kalau di atas terlalu banyak cing-cong :).


Tak usang sesudah  turun dari bus, kami bergegas menuju arah sebuah masjid yang letaknya berdekatan dengan makam Syekh yang akan kami ziarahi.


Semua orang terlebih dahulu mengambil air wudhu di area masjid. Kemudian lanjut bergegas menaiki tangga menuju makam Syekh Abdul Muhyi yang akan diziarahi. Lokasinya memang berada di atas


Rupanya banyak sekali jamaah yang hendak ziarah. Kami harus antre sebelum sanggup masuk. Di dikala itu kami manfaatkan waktu untuk berkumpul di sebuah gazebo yang letaknya berdekatan dengan lokasi makam. Pak Ustadz yang membersamai memperlihatkan sedikit tausyiah dan juga instruksi terkait hal teknis perihal prosedur dan tempat-tempat ziarah yang nantinya akan kami kunjungi.



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


Bangunan tempat Makam Syekh Abdul Muhyi – detik.com




 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


Makam Syekh Abdul Muhyi – google.co.id



Tak berselang lama, sekitar setengah jam tibalah giliran kami sanggup masuk ke lokasi makam untuk ziarah ke makam Syekh Abdul Muhyi. Kamipun berziarah membacakan doa-doa dan juga ayat-ayat Al-Quran, termasuk surat Yaa Siin dengan dipimpin Pak Ustadz.


Sekilas perihal Syekh Abdul Muhyi



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


google.co.id



Berdasar info dari Wikipedia Indonesia, Syekh Abdul Muhyi lahir di Mataram pada tahun 1650 dan dibesarkan di Gresik. Di usia menginjak 19 tahun, ia kemudian pergi ke suatu daerah berjulukan Kuala yang masuk dalam teritori Kerajaan Aceh. Di sana ia mencar ilmu mempelajari Agama Islam selama 8 tahun lamanya (1669-1677M) kepada Syekh Abdurrauf Singkil bin Abdul Jabar.


Saat berusia 27 tahun, ia bersama teman-teman sepondoknya diajak oleh gurunya pergi ke Baghdad untuk ziarah ke makamnya Syekh Abdul Qadir Jailani. Beliau bermukim di sana selama 2 tahun lamanya.


Setelahnya Syekh Abdurrauf mengajaknya berangkat ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Dan pada dikala di Mekah inilah, Syekh Abdurrauf mendapati sebuah tanda, gotong royong salah satu dari muridnya kemudian akan jadi wali. Tanda-tandanya sendiri dicirikan dengan kelebihan yang dimilikinya.


Tidak lain dan tidak bukan, murid yang dimaksud ialah Syekh Abdul Muhyi.


Kemudian, Syekh Abdurrauf mengutus Syekh Abdul Muhyi untuk bergegas pulang ke Indonesia. Disuruhnya pula ia untuk mencari sebuah gua yang terletak di belahan barat Pulau Jawa untuk dijadikan tempat bermukim.


Syekh Abdul Muhyi pun pulang menuju kampung halamannya. Beliau memberitahukan kepda orangtuanya perihal apa yang sudah dialami dan diamanahkan oleh gurunya.


Singkat kisah, Syekh Abdul Muhyi pun berangkat mencari gua sesuai petunjuk dari Syekh Abdurrauf dikala di Mekkah.


Dan adapun gua yang dimaksud tersbut adalah Gua Safarwadi Pamijahan 



Menyusuri Gua Safarwadi Hingga Shubuh



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


suaraindependent.id



Setelah selesai berziarah ke makam Syekh Abdul Muhyi, kami melanjutkan perjalanan ziarah ke Gua Safarwadi. Boleh dibilang gua ini ialah tempat yang paling ditunggu untuk dikunjungi jikalau berkungjung ke Pamijahan. Saat itu saya tidak terlalu memperhatikan jam, tapi tampaknya sudah hampir masuk jam 3 pagi.


Letak Gua Safarwadi tidak terlalu jauh dari Makam Syekh Abdul Muhyi. Untuk mencapai ke sana, kita cukup berjalan kaki. Mulai turun dari tangga makam, kemudian menyeberang jembatan kecil masjid. Dan sesudah hingga di pertigaan, tinggal belok kanan dan jalan terus, maka jalur menuju gua sudah dekat.


Gua dengan panjang sekitar 400 meter ini dipercaya juga sebagai tempat pertemuan para Wali Songo.


Pengalaman pertama memasuki gua – Gua Safarwadi Wisata Ziarah Pamijahan


Rombongan kamipun berjalan menuju lokasi pintu masuk menuju gua. Tibalah kami secara bergiliran satu persatu masuk ke dalam gua.



 Di postingan kali ini saya ingin menyebarkan pengalaman sesudah beberapa waktu kemudian mengunjun Menjejakkan Kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


tipswisatamurah.com



Bagi saya pribadi, ini ialah pengalaman pertama. Sebelumnya belum pernah saya masuk ke dalam gua semacam itu.


Kesan pertama yang saya rasakan ialah perubahan suhu yang begitu ekstrim. Sesaat sebelum memasuki gua, udara masih terasa sejuk. Namun beberapa langkah memasukki gua, keringatpun tak henti keluar. Suhu badan terasa begitu panas. Terlebih saya orangnya memang mudah sekali berkeringat. Bukan saya saja sih yang menyerupai itu, yang lain juga tampak mencicipi hal yang sama.


Selain itu tentu jalur yang harus dilalui juga cukup terjal. Dalam berjalan harus sangat hati-hati, sebab tidak jarang batu-batu tempat berpijak juga sangat licin permukaannya. Tapi tak mengapa, saya dan rombongan tetap semangat menuntaskan perjalanan malam itu. Journey must go on.


Sama menyerupai gua pada umumnya, Gua Safarwadi ini juga dipenuhi stalaktit dan stalakmit di seluruh permukaannya. Yang menjadikannya istimewa ialah sebab diyakini bahwa gua ini merupakan tempat semedinya para Syekh.


Di dalamnya juga terdapat semacam sekat-sekat yang menyerupai memisahkan ruangan satu dan ruangan lainnya. Beberapa ruangan di gua tersebut diyakini sebagai tempat semedinya para waliyullah zaman dulu, salah satunya Syekh Abdul Muhyi.


Di salah satu sudut gua juga terdapat mata air yang jernih dan sanggup eksklusif diminum.


Tak ketinggalan, kami juga memasuki sebuah ruangan di mana terdapat sebuah lubang di dinding gua. Lubang tersebut diyakini oleh sebagian orang sebagai jalur para wali yang sanggup tembus hingga ke Mekkah.


Kemudian kami lanjut berjalan menyusuri gua yang mempunyai panjang sekitar 400 meter ini. Hingga risikonya terlihatlah pintu keluar tanda ujung gua.


Waktu sudah memperlihatkan hampir jam 4 pagi. Segera kami bergegas pulang ke area parkir/terminal melalui jalur memutar. Hal terakhir yang kami lakukan ialah bersih-bersih, mandi sebelum risikonya salat Shubuh berjamaah di masjid akrab terminal.


Penutup


Baik, begitulah kiranya kisah pengalaman saya dikala berkunjung ke Wisata Ziarah Pamijahan, Tasikmalaya.


Sebenarnya sesudah mengunjungi Pamijahan, kami juga mengunjugi tempat ziarah lain. Pada pagi harinya selepas shubuh, kami beranjak mengunjungi tempat Ziarah Panjalu, yang letaknya di Kabupaten Ciamis, sekitar 2-3 jam perjalanan dari Pamijahan, Tasikmalaya.


Tentang Wisata Ziarah Panjalu dan apa yang kami lakukan di sana, InsyaAllah akan saya muat di postingan terpisah.


Di belahan epilog ini saya mau memperlihatkan sedikit pemahaman saya yang alakadarnya perihal manfaat dari ziarah kubur itu sendiri.


Dari setiap aktivitas ziarah seyogyanya kita harus sanggup mengambil pesan tersirat dan pelajaran darinya. Niat dan tata caranya juga jangan hingga menyalahi hukum yang telah disyariatkan. Karena siapa saja yang berziarah dengan mengikuti hukum dan petunjuk dari Rasulullah, itu sama saja ia telah berbuat baik pada dirinya sendiri.


Dengan melaksanakan ziarah kubur, banyak sekali fadilah yang sanggup kita dapatkan. Diantaranya yaitu kita ikut mendoakan bagi jenazah dan memohonkan ampunan bagi mereka. Yang mana hal ini ialah sebuah bentuk perbuatan terpuji dari kita yang masih hidup kepada orang yang sudah meninggal.


Kemudian dengan ziarah juga senantiasa mengingatkan kita akan kehidupan akhirat. Dunia dan segala isinya ini hanyalah sesuatu yang fana. Dengan kesadaran tersebut, maka tingkat ketaqwaan kita pada Allah juga akan bertambah.


Cukup sekian untuk artikel kali ini. Mohon maaf bila ada kesalahan kata maupun isi.


Baca juga: Pengalaman Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing


Terima kasih, hingga jumpa di artikel berikutnya.


Salam


Balap Karung 17-An Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak Wkwk

Juli 15, 2019 Add Comment

Balap karung 17-an – Beberapa waktu lalu, kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 72 tahun sudah Indonesia merdeka. Berbagai kemajuan di banyak sekali bidang telah sanggup kita rasakan kini ini.


Walau tidak sanggup kita pungkiri juga bersama-sama di banyak sekali daerah, khususnya daerah pedalaman masih banyak yang belum sanggup mencicipi akomodasi layaknya orang-orang yang tinggal di kota. Artinya pembangunan masih belum sanggup sepenuhnya merata.


Ya kita doakan saja semoga negara kita tercinta Indonesia ke depannya semakin maju dalam banyak sekali bidang. Tidak lagi disebut sebagai negera berkembang, melainkan bertransformasi menjadi sebuah negara maju. Kendati kelihatannya sulit, tapi tentu bukan hal tidak mungkin untuk dicapai.



Perayaan Hari Kemerdekaan



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Balap Karung Pakai Helm – Koleksi Pribadi



Dalam setiap perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tentu sudah tidak absurd lagi diadakan banyak sekali program lomba. Lomba yang diadakan juga banyak sekali macam. Yang paling familiar ibarat panjat pinang, balap karung, balap makan kerupuk, lomba balap kelereng dan lain sebagainya.


Lomba-lomba tersebut tentunya diadakan bukan tanpa tujuan. Dan bukan cuma dijadikan untuk tujuan hura-hura semata, tapi juga sebagai bentuk rasa syukur kita atas kemerdekaan yang telah kita rasakan selama ini. Kita tidak perlu ikut mencicipi perihnya masa penjajahan.


Maka dari itu seyogyanya kita senantiasa menghargai jasa para pendekar yang telah berjuang dalam merebut kermerdekaan.


Bangsa yang besar yaitu bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya – Ir. Soekarno.


Adapun  berbagai lomba yang diadakan juga mempunyai bermacam-macam makna dan filosifi yang kita sanggup ambil nilai positifnya. Walaupun tidak sedikit juga yang bersikap skeptis pada perlombaan sejenis itu. Contohnya panjat pinang atau balap karung, yang kadang dianggap tidak ada faedahnya.


Padahal jikalau mau menelisik lebih dalam dan memandang semuanya dari sisi yang lain, tentu kita juga sanggup banyak berguru dari banyak sekali macam lomba 17-an tersebut.


Semisal dari panjat pinang, kita berguru kerjasama dalam mencapai tujuan. Balap karung, kita berguru arti penting dari sebuah kerja keras. Lomba balap kelereng, kita berguru wacana pentingnya sebuah fokus. Dan masih banyak lagi hal lain yang sanggup kita pelajari dari macam-macam lomba tersebut.


Inilah Indonesia dengan segala keunikannya. Tidak ada negara lain yang punya tradisi serupa dengan yang kita punya. Bukankah itu sebuah hal yang juga harus kita syukuri. Betul, tidak?


Perayaan 17-an di Kampung Dangdeur – Garut


Baik, pada kesempatan kali ini saya mau sedikit membuatkan cerita. Cerita wacana perayaan Hari Kemerdekaan di kampung saya. Adapun namanya yaitu Kampung Dangdeur, yang terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.


Ya lokasinya di Garut sana. Pada tau kota Garut, kan? Tau lah ya, itu lho yang terkenal dengan Aceng Fikir-nya … he (kalau gak paham, boleh diskip aja, gak usah dipikirin ? )


Sedikit kisah wacana kampung saya ini. Daerahnya masih sangat asri, tidak banyak polusi layaknya di kota-kota besar. Pepohonan banyak tumbuh dengan suburnya di kampung ini. Selain itu kita juga sanggup menyaksikan hamparan permadani sawah yang ibarat tak ada ujungnya.


Di bab barat, ada satu daerah bernama Sawah Lega. Sesuai namanya, daerah tersebut merupakan area pesawahan yang cukup luas (lega). Dengan sajian pemandangan Gunung Cikuray di sebelah timur, semakin mengakibatkan daerah ini begitu memukau jikalau dipandang.


Apalagi ketika cuaca pagi lagi cerah-cerahnya. Beuh.. mantap jiwah pokoknya. Berikut salah satu penampakan fotonya:



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Sawah Lega – Koleksi Pribadi



Bagaimana, indah bukan? Ini saya sekalian kasih petanya. Kali aja ada yang emang mau berkunjung. Gg. Halteu itu jalur gang kecil menuju tempat diadakannya lomba perayaan 17-an.






Oke, balik lagi kita bahas wacana program lomba perayaan hari kemerdekaan / 17-an.


Serupa dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia, program aktivitas 17-an di kampung saya juga kerap menggelar bermacam-macam lomba ibarat yang telah disebutkan di atas.


Dan sesuai dengan judul dari artikel, di sini saya ingin lebih concern membahas wacana balap karung.


Kenapa balap karung?


Alasannya alasannya yaitu pada program 17-an kemarin, di kampung saya lomba balap karung ini yang paling banyak menerima perhatian. Dalam artian, di antara sekian banyak lomba yang ada, balap karung ini paling banyak penontonnya.


Sebelumnya saya ingin memperlihatkan sedikit pengetahuan wacana balap karung itu sendiri. Bagaimana asal mula/sejarah permainan ini dan apa juga filosofi yang terkandung di dalamnya.


Sekilas wacana balap karung



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


kompasiana.com



Dari Wikipedia Indonesia, Balap karung yaitu salah satu lomba tradisional yang terkenal pada hari kemerdekaan Indonesia. Sejumlah penerima diwajibkan memasukkan bab bawah badannya ke dalam karung kemudian berlomba hingga ke garis akhir.


Meskipun sering menerima kritikan alasannya yaitu dianggap memacu semangat persaingan yang tidak sehat dan sebagai kegiatan hura-hura, balap karung tetap banyak ditemui, ibarat juga lomba panjat pinang, sandal bakiak, dan makan kerupuk.


Sejarah balap karung



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


skylandcity.co.id



Perhelatan balap karung ini sendiri juga tidak jarang mengundang gelak tawa orang-orang yang menontonnya. Tingkah para penerima menjadi sedemikian konyolnya ketika harus berlari dalam bungkusan karung. Tidak jarang di antara para penerima terjadi ukiran yang menciptakan permainan semakin seru.


Namun, apakah sahabat mengetahui sejarah balap karung itu sendiri? Dari mana asal daerah balap karung hingga sanggup memasyarakat ibarat kini ini? Bahkan banyak juga para pendatang dari luar negeri yang mengapresiasi kemudian ikut pribadi terlibat dalam perlombaan ini.


Berikut pemaparan singkat saya hasil dari browsing sana-sini di Google tentang sejarah balap karung.


Tentang balap karung ini sangat bersahabat kaitannya dengan kondisi orang Indonesia zaman penjajahan dulu. Di mana pada ketika itu kondisi ekonomi yang sangat lemah. Masyarakat kala itu harus bekerja sangat keras untuk sekadar menghidupi keluarga.


Saking sulitnya, ketika itu orang-orang memanfaatkan karung sebagai materi sandang atau pakaian mereka. Karena materi pakaian mereka diambil oleh kaum penjajah. Cuma karunglah yang tersedia dan memungkinkan untuk dijadikan pakaian. Adapun karung yang dimaksud yaitu sejenis karung goni (dibuat dari rajutan materi alami, namun tetap berteskstur kasar).


Setelah memasuki masa kemerdekaan, maka untuk mengenang masa-masa sulit tersebut banyak diadakanlah lomba balap karung. Sebagai bentuk pelampiasan, karung yang pada zaman dahulu itu digunakan sebagai pakaian, maka pada lomba dijadikan sebagai bungkus tubuh dan diinjak-injak.


Namun ada juga versi lain yang menyebutkan bahwa permainan balap karung ini sendiri sebenarnya pertama kali dikenalkan dan dibawa oleh orang Belanda pada zaman penjajahan dulu. Kemudian mulai dimainkan ke banyak sekali tempat.


Makna lomba balap karung


Disebutkan di atas bahwanya lomba balap karung pada awalnya diadakan sebagai bentuk pelampiasan. Pelampiasan terhadap zaman dimana orang-orang harus mengenakan pakaian berbahan karung.


Adapun makna lain yang terkandung di dalamnya yaitu wacana betapa tidak mudahnya berlari manakala kondisi kedua kaki terkekang oleh bungkusan karung. Akan sangat sulit untuk sekadar bergerak beberapa meter saja ke depan. Tidak jarang, para pesertanya juga terjatuh ketika berusaha berlari.


Pelajaran yang sanggup kita ambil ya setidaknya kita jadi sanggup mencicipi bagaimana penderitaan para leluhur pada masa penjajahan dulu. Dari sana kita sanggup merenung untuk lebih meningkatkan rasa syukur terhadap kemerdekaan yang telah diperoleh Bangsa Indonesia sekarang.


Modifikasi balap karung



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Balap karung modifikasi



Pada perkembangannya, lomba balap karung yang biasa dihelat ketika HUT RI tersebut juga banyak modifikasi. Pada balap karung standar, aturannya yaitu setiap penerima diwajibkan memasukkan badannya ke dalam karung setinggi pinggang. Kemudian berlari loncat-loncat dalam karung hingga garis finish.


Modifikasi pun kemudian banyak dilakukan dengan tujuan untuk semakin menambah semarak suasana. Dan juga cenderung memperlihatkan hiburan fresh biar tidak monoton.


Contoh modifikasi balap karung yang pernah saya temui yakni satu karung digunakan oleh 2 orang. Tentunya memakai karung dengan ukuran agak besar. Dengan begitu akan menambah tingkat kesulitan bergerak alasannya yaitu harus dibarengi kekompakan. Satu orang terpeleset, maka keduanya niscaya ambruk.


Berikutnya modifkasi balap karung yang juga lagi kekinian dan banyak diterapkan yaitu balap karung pakai helm. Ya pesertanya memakai helm. Tapi tidak cukup hingga disitu, posisi pesertapun harus dalam keadan duduk jongkok untuk kemudian dibungkus karung hingga ke leher. Hasilnya kebayang, kan ibarat apa?


Modifikasi balap karung pakai helm ini juga diterapkan pada program lomba 17-an di kampung saya Agustus 2017 kemarin. Hasilnya tentu banyak mengundang perhatian dan gelak tawa penonton yang menyaksikan. Tidak percaya? tonton saja videonya di bab berikutnya. ?


[Video] Balap karung lucu paling rusuh seantero jagat – dijamin ngakak


Dan inilah yang ditunggu-tunggu. Seperti kesepakatan saya sebelumnya, di bab ini saya akan menyajikan video balap karung ketika program lomba 17-an di kampung Dangdeur – Garut.


Aturan dan atribut lomba balap karungnya telah dimodifikasi sedemikan rupa. Efeknya lomba jadi lebih seru, menghibur dan juga mengundang gelak tawa penonton. Bagaimana tidak, setiap penerima balap karung harus mengenakan helm. Kemudian dibungkus memakai karung dengan posisi jongkok hingga karung mengikat di leher. Kebayang kan gimana jadinya?


Ini memang bukan hal baru, saya juga sudah sering lihat modifikasi balap karung sejenis ini di internet. Tapi khusus di kampung saya ini gres yang pertama kali. Balap karung pake helm, ada juga yang menyebutnya karung racing (balap karung ala motor racing).


Baik, inilah video yang saya klaim sebagai balap karung paling rusuh seantero jagat. haha. Agak berlebihan memang klaimnya, tapi seenggaknya saya sanggup jamin tiap orang yang menontonnya akan ngakak ketawa atau minimal senyum-senyum sendiri macam orang seperempat waras..wkwk. Becanda ding.


Masa iya begitu?


Oke gak usah banyak cing-cong lah ya, cukup ditonton saja buat membuktikan. Monggo.




Bagaimana? Rusuh banget kan, ya. Orang-orang ‘dimodif’ udah macam penguin nyasar..wkwk.


Dari survey yang saya lakukan ke beberapa orang, ketika saya minta menonton video di atas, semuanya tertawa. Bahkan diantaranya ada yang sampai ngakak guling-guling.. #serius. haha


Baca juga : Pengalaman menjejakkan kaki di Wisata Ziarah Pamijahan Tasikmalaya


Lomba-lomba lain yang tidak kalah seru


Selain lomba balap karung rusuh yang saya sajikan videonya di atas, tentu tidak ketinggalan lomba-lomba lain yang tidak kalah serunya. Berikut yaitu beberapa lomba yang diadakan lengkap dengan gambarnya.



  • Panjat pinang



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Panjat Pinang – Kp. Dangdeur – Garut




  • Lomba makan kerupuk lumur kecap



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Balap makan kerupuk lumur kecap – Kp. Dangdeur – Garut




  • Lintas kolam bambu licin – Jembatan Shiratal Mustaqim



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Lintas kolam – Kp. Dangdeur – Garut



 kita gres saja merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Balap Karung 17-an Paling Rusuh Seantero Jagat – Garansi Ngakak wkwk


Sebenarnya masih ada beberapa suplemen lomba lainnya yaitu balap kelereng, namun tidak sempat saya dokumentasikan. Makara cukup segitu saja mungkin ya :).


Penutup


Baik, barangkali itulah sedikit kisah yang sanggup saya bagikan kepada sahabat sekalian. Cukup gakkaruan memang postingannya. Tak apa lah ya, tujuan saya selain memperlihatkan informaasi juga untuk memperlihatkan hiburan. Semoga sahabat sekalian terhibur dan tidak kapok berkunjung ke blog sederhana ini.


Akhir kata, semoga kita sanggup mengambil nasihat dari setiap kejadian. Karena yang namanya ‘hikmah’ itu ibarat kita belanja barang di Tanah Abang, kalau jago nawar niscaya sanggup harga murah. Iya emang gak nyambung gan..


Akhir kata, Dirgahayu Indonesiaku yang ke 73Eh, masih tahun depan sih ya :3


Sekian saja artikel ini. Terima kasih. Mohon maaf bila ada salah-salah kata.


Sampai jumpa di artikel berikutnya.


Salam.


Pengalaman Kerja Di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong

Pengalaman Kerja Di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong

Juli 15, 2019 Add Comment

Pengalaman kerja di Digital Printing – Halo sobat inspirilo, di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang saya alami. Adapun kisah yang akan saya sampaikan kini yakni perihal pengalaman dikala bekerja di perusahaan digital printing.


Ya, pada awal tahun 2017 kemudian saya sempat bekerja di salah satu perusahaan digital printing di Serpong Tangerang Selatan, tepatnya di daerah Pondok Jagung.


Di daerah situ memang ada satu kawasan ruko di mana berjejer banyak perusahaan digital printing. Kaprikornus memang tingkat persaingan usahanya di situ cukup tinggi.



Tentang Print Press Serpong



 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Print Press Serpong – Google.co.id



Adapun perusahaan digital printing tempat saya kerja dulu bernama Print Press 24. Atau lebih biasa disebut dengan nama Print Press saja. Angka 24 mencirikan bahwa perusahaan ini buka secara nonstop 24 jam. Gak pernah tutup boss.


Pelayanan 24 jam ini diberlakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekitar yang kadang kesulitan untuk mencari jasa printing pada malam hari. alasannya yaitu tidak jarang di kawsasan kota besar menyerupai Tangerang, banyak para professional ataupun pelajar yang memanfaatkan waktu malam hari untuk mencetak dokumennya. Baik alasannya yaitu mendesak ataupun tidak.


Hal itu juga jadi satu kelebihan Print Press dibanding yang lain. Karena biasanya perusahaan lain hanya buka maksimal hingga jam 10 malam.


Dalam bidang usaha jasa bisnis printing, Print Press masuk dalam salah satu yang paling bonafid dan lengkap dalam hal akomodasi penawarannya layanannya. Sehingga tidak jarang menjadi pilihan utama para klien dalam urusan cetak-mencetak dokumen.


Dari dokumen biasa, buku soft coverhard cover, spanduk, X-banner, roll up banner, hingga bannerukuran besar (large format) pun sanggup dikerjakan di Print Press. Mau satuan ataupun cetak partai besar juga niscaya dilayani.


Setiap hari Print Press ini boleh dibilang selalu ramai. Rata-rata pengunjung perhari sanggup mencapai 60-80 orang. Bisa lebih pada dikala weekend dan hari senin.


Kok saya sanggup tahu? Ya wong saya pernah kerja di sana, walau memang cuma sebentar.


Oh iya, for your information saja, Print Press ini merupakan anak cabang dari perusahaan Jaya Agung Griya Printing yang terletak di Kawasan Benhil (Bendungan Hilir) Jakarta.


Untuk alamatnya sendiri yaitu terletak di Jl. Raya Serpong Km 7 Pondok Jagung, Pd. Jagung, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten 15326. Lokasinya sempurna berada pinggir jalan


Berikut saya juga sajikan petanya dari Google Maps


Bangunannya termasuk yang paling luas di antara yang lain. Jika perusahaan tentangan sebelahnya hanya menggunakan satu part ruko, tapi Print Press ini menggunakan 3 bab ruko yang digabung jadi satu.


Awal mula kenapa sanggup kerja di Digital Printing – Print Press


Sebelumnya tidak tepikir buat saya sanggup nyasar untuk kerja di digital printing. Saat itu saya awal tahun 2017, saya gres saja berhenti bekerja mengelola toko milik kakak yang terletak di daerah Perumnas 1 Tangerang. Yang mana salah satu pengalaman mengesankan dikala mengelola toko tersebut sudah saya tuliskan di postingan sebelumnya yang berjudul Pengalaman terkena modus penipuan struk palsu seniali 17 juta. Silakan boleh dibaca kalau ingin tau :).


Saat itu, saya berniat untuk ngaryawan lagi. Bermodal satu bundle file CV dengan ijazah SMK, saya pun mulai mengirim email ke aneka macam perusahaan. Kebetulan dikala itu saya punya database email perusahaan di Jabodetabek hasil santunan dari teman. Kaprikornus dalam sekali klik, email lamaran sanggup terkirim ke beberapa perusahaan. Walaupun tidak sedikit juga yang gagal terkirim.


Undangan Psikotest dan Interview


Singkat cerita, tak perlu menunggu waktu lama, hanya sekitar 30 menit sesudah saya kirim email CV. Kemudian saya sanggup SMS dari nomor tidak dikenal. Isinya yaitu seruan untuk psikotest sekaligus wawancara di perusahaan berjulukan Jaya Agung Griya Printing, dengan posisi Setter.


Saya pun agak terhenyak menerima tanggapan lamaran via email sedemikian cepatnya.


Jadi dikala itu saya juga sama sekali tidak tahu terkait Jaya Agung tersebut. Baru tahu sesudah beberapa dikala kemudian melaksanakan searching di Google. Dan mendapati bahwa perusahaan tersebut bergerak di bidang digital printing.


Dan mungkin alasan HRD nya eksklusif memanggil waktu itu alasannya yaitu melihat data di CV yang saya kirim tersebut cocok dan sesuai dengan yang dibutukan dikala itu, yakni posisi sebagai Setter. Saya lulusan Sekolah Menengah kejuruan jurusan multimedia. Saya sertakan juga beberapa keahlian komputerisasi dan photoshop (walau yg hanya dasar-dasar saja). Kaprikornus untuk bidang usaha sendiri juga sebenarnya nyambung dengan jurusan sekolah dulu.


Terkait posisi yang disebutkan di SMS yaitu Setter tidak begitu saya pikirkan dikala itu. Saya belum tahu jobdesc dari seorang setter itu menyerupai apa, tampaknya memang urusan dengan desain dan setting.


Yang saya jadikan perhatian yaitu waktu seleksinya yang tidak lain yaitu keesokkan harinya. Posisi saya waktu itu di Garut, dan tempat seleksinya di Benhill Jakarta.


Saya sempat ragu untuk merespon untuk hadir atau tidak. Karena waktu yang mepet, dalam artian saya harus berangkat dari Garut sedari shubuh untuk sanggup tiba sempurna waktu di Jakarta pukul 10.30, waktu yang dijadwalkan di SMS undangan.


Tapi sesudah konsultasi ke orang tua, dia menganjurkan coba saja dulu. Sayapun memantapkan niat untuk berangkat esok hari, kemudian mempersiapkan segala macam arsip yang hendak dibawa.


Perjalanan Instant Pulang Pergi Garut-Jakarta dalam sehari


Setelah semuanya siap, keesokkan harinya saya berangkat ke terminal pagi-pagi sekali. Sebelumnya juga saya lakukan searching alamat tempat seleksi dan jalur angkutan yang akan dilewati. Sehingga jadi punya bayangan nanti naik angkutan apa saja. Biar gak nyasar gitu bro.


Sekitar pukul 04.00 pagi dengan impian sanggup mampu bus paling awal berangkat dengan tujuan Bekasi. Kenapa Bekasi? ya tiap mau ke Jakarta dari Garut, saya merasa lebih yummy via Bekasi untuk kemudian lanjut ke Jakarta via bus APTB (angkutan sejenis Busway). Kebetulan bus APTB yang saya maksud yakni dengan trayek Bekasi – Tanah Abang itu sempurna melewati Kawasan Benhil, di mana test diadakan.


Sampai di terminal Guntur Garut sekitar pukul 4.30. Saya sempatkan salat Shubuh dulu di masjid bersahabat terminal. Dan setelahnya barulah terlihat bus arah tujuan Bekasi keluar. Saya bergegas menghampirinya untuk duduk di dingklik paling depan sebelah kanan. Ya itu posisi duduk favorit saya kalau di bus, tapi gak penting juga sih..hehe.


Bus pun berangkat. Perkiraan saya dari perjalanan yang sudah-sudah, bus akan hingga di Bekasi pada jam 9 pagi, kemudian lanjut ke Jakarta kurang lebih 1 jam. Sudah lengkap dengan macet-macetnya. Sehingga simpel saya sanggup tiba ke lokasi test sempurna waktu.


Namun tentunya insan hanya sanggup berencana. Tetap Allah yang menentukan segalanya.


Karena satu dan lain hal, di perjalanan menuju Bekasi, bus mengalami macet cukup lama, sekitar 1 jam. Sehingga simpel saya gres hingga Bekasi pukul 10.00. Kemudian eksklusif naik APTB tujuan Tanah Abang untuk turun di Benhil.


Singkat cerita, kesudahannya saya tidak berhasil tiba sempurna waktu ke lokasi test. Namun sebelumnya pada dikala masih dalam bus, saya sempatkan konfirmasi ke bab HRD Jaya Agung untuk sekadar menginformasikan bahwa saya akan terlambat datang. Dan Alhamdulillahnya, pihak sana juga tidak mempermasalahkan.


Proses Psikotes dan Wawancara.



 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Jaya Agung Griya Printing



Jam 11 lebih saya gres hingga di tempat tujuan. Saya eksklusif menghampiri bab resepsionis untuk menanyakan terkait undangan Interview dan test. Diarahkanlah saya ke lantai 2 untuk bertemu dengan HRD yang akan menyeleksi.


Sama menyerupai seleksi psikotest kerja pada umunya, sayapun diperintahkan mengisi beberapa soalan dan pertanyaan questionnaire. Alhamdulillah dalam waktu singkat saya berhasil menyelesaikannya. Proses wawancarapun saya lewati dengan lancar walau agak gerogi.


Kemudian yang terakhir, saya melewati test komputer. Saya diberikan sejenis kiprah yang dikerjakan dengan Software desain grafis yang dikuasai. Saat itu saya disuruh menciptakan desain bebas kartu nama, dan design X banner. Dengan penguasaan software Photoshop yang alakadarnya saya menciptakan desainn yang juga alakadarnya.


Setelah semuanya beres, sayapun dipersilakan menunggu beberapa dikala untuk menunggu hasil tes. Ya entah kenapa dikala itu semuanya menyerupai terasa instan. Bahkan untuk pengumuman hasil tes pun saya tidak usah menunggu hingga berhari-hari.


Singkat cerita, 1 jam kemudian hasil tes pun keluar dan diinformasikan oleh pihak HRD yang mengetes saya waktu itu. Hasilnya Alhamdulillah saya diterima dan sanggup eksklusif mulai kerja pada hari dan tanggal yang sanggup saya tentukan sendiri kapan mau mulainya.


Dan sekaligus dikala itu saya diberitahu bahwa saya ditempatkan di cabang perusahaannya yang terletak di daerah Serpong, yaitu Print Press (yang saya ceritakan di awal).


Saya minta waktu sekitar 2 ahad untuk mempersiapkan semuanya sebelum saya mulai bekerja di sana. Pihak sana pun Alhamdulillahnya juga mengiyakan.


Pulang lagi ke Garut di hari yang sama


Seperti kalimat di subjudulnya, secara instan sesudah menerima pengumuman diterima kerja. Saya tetapkan pulang kembali ke Garut pada sore harinya selepas salat Ashar.


Itu pertama kalinya saya pulang pergi Garut-Jakarta dalam waktu sehari menggunakan angkutan umum. Kalau ditanya capek atau tidak, ya terang capek. Perjalanan cukup jauh menggunakan bus bolak-balik cukup lah bikin bok*ng jadi berasap.. haha.


Perjalanan pulang ke Garut terbilang lancar. Saya hingga ke rumah kembali sekitar pukul 9 malam. Alhamdulillah.


Sistem jam kerja di perusahaan Digital Printing Print Press


Singkat cerita, 2 ahad kemudian sayapun mulai bekerja di Print Press. Untuk tempat tinggal sendiri, dikala itu saya menentukan kost di sekitar daerah Pondok Jagung Serpong. Tidak jauh dari tempat kerja.


Kembali saya harus mencicipi yang namanya proses pembiasaan di lingkungan dan orang-orang gres lagi. Tapi Alhamdulillahnya, orang-orang yang kerja di situ terbilang baik-baik semua. Kebanyakan juga para perantau dari luarr kota / provinsi. Kebanyak dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan ada yang dari Sumatera Barat.


Saya yang dari Garut mah belum ada apa-apanya dibanding usaha mereka. Salut.


Adapun buat informasi saja, alasannya yaitu menyerupai dijelaskan sebelumnya bergotong-royong Print Press buka 24 jam nonstop. Yang mana itu artinya sistem kerjanya juga diberlakukan jadwal shift. Ada 3 shift aktif. Yakni shift pagi dimulai pukul 07.00 – 15.15. Shift Siang dari 15.00 – 23.15 dan terakhir shift malam dari 23.00 – 07.15. Penerapannya digilir tiap ahad orang dari masing-masing divisi.


Paling yummy ya shift pagi, kerjanya normal. Pergi pagi pulang sore. Tapi ada juga yang bilang paling enak shift malam alasannya yaitu gak terlalu banyak customer. Semua balik lagi ke orangnya masing-masing sih.


Untuk sistem kerja menyerupai ini bagi sebagian orang mungkin agak memberatkan. Tapi buat saya pribadi tak masalah. Saya sendiri sebleumnya sudah terbiasa dengan agenda kerja shift saat bekerja sebagai staff operasional di salah satu perusahaan retail ternama di Bekasi. Kaprikornus sah-sah saja. Yang namanya kerja di bisnis pelayanan memang menyerupai itu resikonya.



 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Salah satu review perihal Print Press – Job Planet



Struktur organisasi percetakan dan tugasnya


Secara struktur organisasi sebenarnya saya juga kurang tahu bagaimana detailnya. Yang jeals, dikala saya berkerja di sana, saya mengetahui setidaknya ada 8 posisi inti dengan kiprah dan peranannya masing-masing. Yakni CEO, Koordinator, Setter, CS, Sales Counter,  Operator Digital Printing Indigo / Xerox. Operator mesin outdoor (large format), bab finishing.


Tentang Setter – Posisi yang saya tempati


Adapun posisi yang saya tempati di perusahaan ini yaitu sebagai Setter. Secara bahasa berarti tukang nyetting. Yakni setting job dari pelanggan sehingga format serta ukurannya jadi sesuai dengan yang diminta. Juga sesuai dengan standar mesin serta kertas yang digunakan.


Jadi setter sama sekali tidak mengerjakan desain. Karena memang untuk Print Press sendiri tidak melayani pembuatan desain, jadi hanya mendapatkan file siap print saja untuk kemudian di-settingsesuai standar yang telah ditentukan.


Misal ada customer ingin mencetak kartu nama. Mekanismenya customer hanya menunjukkan desain. Setter akan men-setting berbagai pengaturan menyerupai ukuran kartu nama (mau ukuran standar atau custom), jenis kertas yang digunakan, missal Art Carton 210. Kemudian kuantitas (mau cetak berapa kotak). Terakhir menentukan mesin print yang mana (ada mesin Indigo dan Xerox)untuk proses printnya. Semua ketentuan tersebut nantinya dicatat dalam sebuah lembar berjulukan SPK (Surat Perintah Kerja). Yang kemudian diserahkan pada Sales Counter untuk lebih lanjut dikerjakan oleh divisi printing.


Tugas dan rutinitas seorang setter


Berikut saya sajikan pemaparan singkat perihal apa saja sih kiprah serta rutinitas seorang setter di perusahaan digital printing Print Press.


Tugas utama dari seorang setter adalah sebagai frontliner. Artinya ia berada di garis depan dalam dalam proses awal terjadinya transaksi dengan customer. Ya boleh dibilan posisi setter ini sebagai core dari bisnis digital printing. Pasalnya customer yang tiba untuk mencetak akan eksklusif berhadapan dengan setter. Yang menyerupai dijelaskan diatas bertugas untuk melakukan setting pada file agar sesuai dengan standar printing.


Dalam melakukan setting file, setter lebih banyak bekerja dengan software Adobe Acrobat Pro. Dan dalam penerapannya banyak menggunakan plug in Imposition.


Plug in ini sangat powerfull dan membantu mempermudah pekerjaankhususnya dalam settingcetak buku yang cetak bolak-balik. Supaya pada dikala proses printing, susunan buku menjadi rapih dan tertata.


Selain itu, jikalau sudah mahir dalam menangani customer, setter juga mempunyai kiprah lanjutan yakni mengoprasikan mesin print untuk ukuran besar (large format). Biasanya untuk cetak banner-banner outdoor, menyerupai spanduk dan lain-lain.


Ilmu pengetahuan yang didapat selama kerja


Seperti telah saya sebut sebelumnya, saya tidak usang kerja di Print Press ini. Kendati demikian, cukup banyak ilmu serta pemahaman gres yang saya sanggup di sini. Beberapa di


Pemahaman dan praktek Photoshop dasar yang sering digunakan


Dengan menjadi seorang setter, Alhamdulillah pemahaman dan praktek saya untuk Photoshop juga lebih meningkat. Kaprikornus tahu menu-menu dan shortcut yang paling sering digunakan. Walaupun masih tahap-tahap dasar saja.


Untuk urusan desain, saya tidak terlalu mendapatkan ilmu di sini. Karena memang menyerupai disebutkan sebelumnya, Print Press hanya mendapatkan file siap print, tanpa editing konten maupun desain secara keseluruhan.


Ilmu mengoprasikan bermacam-macam mesin printing


Kemudian saya sedikitnya jadi tahu bermacam-macam jenis printer yang digunakan di perusahaan digital printing menyerupai Print Press ini. Beberapa mesin printing yang dioperasikan antara lain:



 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Mesin Printing AllWin (Large Format)



 



 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Mesin Cannon iPF (Image Prograf)



Hafal ukuran-ukuran kertas yang sering digunakan


Untuk seorang setter, wajib hukumnya untuk hafal ukuran-ukuran kertas yang paling sering digunakan. Dari mulai A0, A1, A2, A3, A4, A5. Akan tetapi bukan berarti wajib menghafal ukurannya. Tapi seiring berjalan waktu, yang saya rasakan nantinya juga jadi hafal sendiri berapa panjang dan lebar dari masing-masing ukuran kertas.


 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Hafal jenis-jenis kertas menurut materi yang sering digunakan


 di postingan ini saya mau kembali membuatkan satu dari sekian banyak pengalaman hidup yang s Pengalaman Kerja di Digital Printing Print Press – Jaya Agung Serpong


Pengetahuan lain yang juga saya dapatkan yakni perihal jenis kertas menurut materi dan ketebalannya. Beberapa yang paling sering digunakan adalah.



  • Art Carton 210, 260 : Biasa digunakan untuk cetak kartu nama dan poster ukuran A3

  • Art Paper : Seringnya digunakan untuk print flyer atau brosur

  • Matte Paper : Untuk brosur juga

  • Kalkir : kertas bening untuk cetak desain Autocad

  • Coronado :  biasa digunakan juga untuk cetak foto maupun sertifikat

  • Linen : biasa digunakan untuk print sertifikat

  • Albatros : materi standar untuk cetak X-banner

  • Flexy China : Bahan standar untuk cetak banner atau spanduk outdoor

  • Flexy Korea : untuk spanduk indoor

  • HVS : untuk print dokumen biasa, warna ataupun hitam putih.


Untuk karakteristik bahan-bahan kertasnya sendiri menyerupai apa, nampaknya akan terlalu panjang jikalau dimuat di sini. InsyaAllah perihal pengetahuan ukuran dan jenis kertas ini, nanti akan saya buatkan postingan terpisah.


Perihal honor kerja di digital printing


Terakhir, mungkin ada yang ingin tau berapa honor seorang pekerja percetakan. Untuk duduk kasus ini tampaknya rasanya kurang etis jikalau saya sebutkan angka. Silakan sobat sanggup riset sendiri berapa honor seorang karyawan percetakan. ?


Penutup


Nah itulah barangkali yang sanggup saya sampaikan pada kesempatan kali ini perihal pengalaman kerja di digital printing Print Press Serpong, Tangerang Selatan. Tujuan saya menulis ini murni cuma sekadar membuatkan pengalaman. Bukan review atau artikel bayaran. Kaprikornus mohon maaf kalau semisal ada salah-salah dalam kata maupun isi artikel.


Sekarang saya sudah tidak lagi bekerja di sana. Adapun perihal acara saya kini ini apa saja, Insya Allah nanti akan saya posting di artikel berikutnya.


Sekian artikel ini. Terima kasih dan semoga bermanfaat.